Cara Mempercepat Pertumbuhan Pohon Durian dengan Tanah Bakar, Tak Perlu Siram lagi Hingga 7 Tahun!

Cara Mempercepat Pertumbuhan Pohon Durian dengan Tanah Bakar, Tak Perlu Siram lagi Hingga 7 Tahun!

 

Cara Mempercepat Pertumbuhan Pohon Durian dengan Tanah Bakar, Tak Perlu Siram lagi Hingga 7 Tahun!


Banyak para petani durian yang menginginkan agar pertumbuhan pohon duriannya melesat cepat.


Namun mereka seringkali salah dalam memperlakukannya.


Alih-alih ingin pohon durian cepat besar dengan sering memberi pupuk berlebihan, Pohon durian yang dirawatnya justru malah terkena over dosis npk.


Hal ini sering terjadi dan membuat momok, Hingga membuat banyak para petani durian putus asa.


Perlu kita ketahui, Menjaga kecepatan pertumbuhan pohon durian itu artinya meningkatkan toleransi pohon durian terhadap faktor penghambat tumbuh berupa radikal bebas yang dihasilkan oleh stress abiotic maupun stress biotic.


Bila anda melihat lahan terbakar, maka lahan tersebut cepat sekali ditumbuhi tanaman. 


Bila anda melihat media tanam menggunakan sekam bakar, biochar atau terra pretta, tanaman yang tumbuh pada media tanam tersebut akan lebih tahan terhadap kekeringan. 


Nama senyawa yang bertanggung jawab terhadap fenomena ini adalah hormon Karrikin.


Hormon karrikin adalah senyawa asap yang terbentuk dari reaksi biomass yang dibakar pada temperatur 180 C selama 30 menit. 


Sayangnya proses pembuatan semua media tanam dari berbagai negara tadi sedikit sekali menghasilkan karrikin karena karrikin lebih banyak yang terbang bersama asap. 


Petani di pulau Bangka lebih maju satu langkah. Biomass yang terbakar ditutup dengan tanah. 


Tanah ini digunakan untuk menyerap senyawa karrikin sehingga dihasilkan karrikin yang lebih tinggi. 


Karrikin bisa bertahan pada tanah tersebut selama 7 tahun. artinya dalam waktu 7 tahun jika media menggunakan tanah yang diasapi maka tanaman tersebut aman dari kekeringan.


Media tanam itu kerap disebut "tanah bakar" atau tanah rom / angos. 


Pohon yang diberikan tanah bakar meningkat ketahanannya terhadap pengaruh kekeringan dan panas yang menjadi ciri khas pulau Bangka. Kearifan lokal ini belum banyak diketahui oleh petani durian di nusantara.


Silahkan jadikan karrikin atau tanah bakar ini dalam agenda kebun durian anda, Karena biomass yang terbakar juga menghasilkan senyawa glyceronitrile dan cyanohydrines yang berguna untuk tanaman durian.


Mengenal Peran Hormon Karrikin pada Tanaman dan Cara Membuatnya


Semua tumbuhan mempunyai perangsang atau hormon yang berfungsi untuk membantu pertumbuhan dan juga untuk meningkatkan kualitas dalam pertumbuhan. 


Pada tumbuhan terdapat beberapa jenis hormon, salah satunya adalah hormon karrikin.


Karrikin adalah adalah salah satu hormon yang menstimulasi pertumbuhan pada tanaman. Namun hormon ini ditemukan pada asap akibat adanya salah satu atau lebih bagian tanaman yang terbakar.


Hal ini dapat dibuktikan dari adanya asap pada saat terjadi kebakaran hutan yang merangsang perkecambahan biji pada tanaman di sekitar lokasi kebakaran tersebut. 


Menurut beberapa penilitian, tanaman memnemukan hormon ini pada masa kretaseus ketika tanaman sedang berevolusi dengan sangat cepat.


Dalam kasus tertentu, beberapa tanaman yang tumbuh setelah terjadi kebakaran hutan berevolusi dimana biji mereka akan tetap dalam kondisi dorman sampai api yang menyebabkan adanya hormon karrikin menghilang dan hormon itu terikat ke partikel-partikel di tanah. Homon karrikin kemudian akan menstimulasi biji tadi untuk berkecambah.


Kecambah ini dapat tumbuh sangat cepat, berbunga, dan menghasilkan biji yang baru. Biji ini akan bersifat seperti induknya. 


Mereka akan tetap berada dalam kondisi dorman, dan menunggu munculnya hormon karrikin akibat kebakaran hutan berikutnya untuk berkecambah.


Karrikin sendiri dibentuk oleh pemanasan atau pembakaran karbohidrat, termasuk gula dan polisakarida, terutama selulosa. Saat bahan tanaman terbakar, karbohidrat ini diubah menjadi karrikin. Karrikin tidak hanya merangsang perkecambahan biji, tetapi juga dilaporkan dapat meningkatkan kekuatan bibit.


Menurut penelitian, ada beberapa jenis hormon karrikin, diantaranya adalah KAR 1, KAR 2, KAR 3, KAR 4, KAR 5, dan KAR 6. Diantara jenis-jenis hormon karikin tersebut, yang paling aktif adalah KAR 1 sampai dengan KAR 4.


Tidak perlu menunggu adanya kebakaran, untuk memperoleh hormon karrikin ini dapat dilakukan penjebakan dengan cara menjebak karrikin :


Mengumpulkan ranting, daun, dan rumput kering kemudian dibakar dan selanjutnya ditimbun dengan tanah secara perlahan dan hati-hati. Asap akan terjebak di dalam dan karrikin akan menempel di tanah yang ditimbun. Tanah yang terbakar tersebut kemudian dapat dijadikan sebagai media tanam.


Next article Next Post
Previous article Previous Post